Katanya, kita. Ternyata, kamu dan dia.
Bait
Sajak
Kisah
Search for:
Terjaga Beku
source: images.google.com
Hatinya tak lagi mengecap rasa, katanya.
Ia hanya menanam benih, untuk tunas yang belum pasti tumbuhnya.
Untuk sebuah harapan yang belum bertemu cahayanya.
Untuk kita, dan cita yang dijaganya.
Unknown
Share story
0 komentar:
Posting Lebih Baru
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Labels
Bait
Bait Asa
Sajak
Tidak. Diberdayakan oleh
Blogger
.
Arsip Blog
▼
2013
(5)
►
Desember
(1)
▼
November
(4)
Kenapa berbeda menjadi begitu menakutkan?
Namaku... Namaku rindu..
Dinihari
Terjaga Beku
0 komentar: